Wednesday, December 18, 2013

Share Means Care "Kelas Kelapa Dua"

Awal aku mengenal nama Kelas kelapa dua dari share link status sepupu (sebut saja Yasmine), tentang aktivitasnya di kelas kelapa dua. Yasmine ini mengajak para sahabat di dunia facebook untuk berbagi rejeki dan membantu biaya operasional Kelas kelapa dua.

Latar belakang terbentuknya Kelas Kelapa Dua :


 Arif dan Aldy

Kelas kelapa dua berawal dari rasa ketertarikan Jasmine @Jeng_billie saat bergabung di komunitas @SaveStreetChild. Dan mulai untuk menjadi relawan pengajar di beberapa kelas singgah yang ada di Jakarta dan sekitarnya. 
Bisa dikatakan dua anak lelaki usai dinas sebagai pemulung yang ditemui oleh Yasmine sebagai pintu pembuka terbentuknya kelas kelapa dua . 


Ibu Nung dan saungnya






Daerah pemulung yang menjadi basis komunitas semacam kelas kelapa dua dan kelas singgah taman anggrek


 

Seperti Kita ketahui bahwa problematika sebuah perkotaan dan urbanisasi adalah semakin tingginya angka anak putus sekolah karena berbagai faktor. Dan faktor yang sering terjadi di tengah masyarakat Kita adalah ekonomi. Survey yang ada di lapangan, anak usia 10 tahun telah berhenti sekolah dengan berbagai alasan: kurangnya biaya, lelah akibat memulung, dan rendahnya semangat belajar akibat lingkungan yang kurang mendukung.

 

Dan di tengah gersangnya gurun pendidikan di negri ini, selalu ada oase yang mampu menjadi penyejuk dan penyebar semangat untuk melakukan hal kecil untuk perubahan yang lebih baik. Saung Ibu Nung salah satunya. Ibu Nung memberikan saung kecilnya untuk memberikan pendidikan informal bagi anak anak pemulung di sekitar rumahnya. Keterbatasan relawan pengajar dan faktor pendukung lainnya pun dialami oleh Ibu Nung, Yasmine beserta 4 kawan pengajar di Kelas Singgah Taman Anggrek, yaitu Japin, Dhila, Ami, dan Putrimulai melihat apa yang bisa mereka lakukan. Bukan hal besar, tapi hal kecil yang bermakna besar untuk anak anak termarginalkan ini.

Langkah pertama adalah melakukan tes ringan kemampuan anak anak di saung bu Nung, lalu membuat kurikulum sendiri yang di sesuaikan dengan kemampuan diri, lingkungan dan permasalahan keseharian mereka. Tentu saja tidak memberlakukan dengan kurikulum diknas, akan tetapi memberikan stimulasi agar mereka tertarik untuk mengikuti pelajaran tanpa ada rasa bosan kedepannya. Maklum saja di dunia anak anak seperti mereka mencari uang untuk keluarga demi bertahan hidup di ibukota, lebih menjadi pilihan ketimbang belajar. 

27 Januari 2013

Dunia gaul medsos sangat banyak memberikan dukungan moril dan materi saat kelas kelapa dua akan dibuka. Bantuan berupa uang, peralatan tulis dan lain lain datang menuju kelas kelapa dua. Dan Itu 27 Januari 2013 merupakan tanggal  bersejarah bagi kelas kelapa dua. Para relawan pengajar dari berbagai elemen dengan semangat berbagi ilmu untuk anak kelas kelapa dua. Dan saung Ibu Nung makin berkah dan bermakna untuk masa depan bagi anak anak pemulung ini.



 11 relawan di pembukaan kelas, terkumpul dari komunitas SaveStreetChild, MJtroops, maupun pribadi.
Berbagai kegiatan Kelas Kelapa Dua



Anak anak kelas kelapa dua perform bernyanyi dengan berbahasa inggris lagu MJ berjudul The Lost Children dalam acara #MJLIFest2013 by @MJL_Indonesia. Perform ini memberikan energi percaya diri buat mereka. Mereka mampu melakukan apa yang mereka pikir tak mungkin mereka dapat lakukan.


Kelas kelapa dua tidak hanya belajar di saung,sekali waktu para relawan mengajak mereka untuk bersenang senang keluar dari saung Ibu Nung. Menonton film inspiratif. 


Dapat tiket gratis dari konser "KENNY WIZZ" No.1 Impersonator Michael Jackson from LA.

Olah raga menjadi semacam ekskul. Hmmm..anak kelas kelapa dua juga punya sempat menikmati asiknya di waterboom
 

Dana
Dana yang di terima oleh kelas kelapa dua dari para donatur selalu transparan dan terlaporkan dalam blog kelas kelapa dua. Dan adakalanya keuangan dan biaya operasional mengalami kekurangan. Bahkan kekurangan relawanpun kerap mereka alami. 
Biasanya para donatur akan banyak datang pada saat bulan Ramadhan , bulan penuh kebaikan. Karena di bulan inilah umat muslim akan berlomba berbagi kebahagiaan dan rejeki. Berbuka puasa bersama, memberikan paket sembako akan mereka dapatkan. Tapi setelah itu, akan sepi donatur. Karena donatur tetap tidaklah banyak.

Saya mengajak para emak gaul dan blogger disekitar jabodetabek dan di seluruh Indonesia yang telah membaca postingan ini, untuk ramai ramai ikut membantu dan berbagi dengan kelas kelapa dua atau komunitas sejenis di negeri ini. Agar pendidikan tak hanya berpihak pada yang berpunya, tapi juga milik semua anak Indonesia. Agar kebodohan tak selamanya ada di negeri ini. Mari ajarkan pada mereka arti memiliki sebuah impian dan dan menggenggamnya hingga mereka beranjak dewasa. Karena dari impianlah sebuah kesuksesan akan mereka raih.

Share  means care, dari yang kecil untuk perubahan lebih baik dan demi sebuah kebaikan untuk orang di sekitar Kita.
Jika ingin mengetahui rencana kegiatan Kelas Kelapa Dua, bisa kirim permintaan file ke email yasmines@yahoo.com.






 

15 comments:

Nathalia Diana Pitaloka said...

GAnya emak gaoel ini keren yah.. jd bnyk posting2 tentang komunitas keren yg menginspirasi..

sukses yah mak :)

Enny ridha alin said...

Emak gaul emang keren, sekeren yang punya Mak Winda Krisnadefa. Menang /kalah bukan hal yang penting lagi, karena tujuan utamanya adalah berbagi kebahagiaan...:)

Jiah said...

Sukses buat Komunitasnyaaa
Kerennnn

sukses jg buat GAnya :D

Enny ridha alin said...

Aamiin , makasih mak Jiah. Sukses juga untukmu..:)

Fafi Ainur Rofiq said...

Memang masalah sosial gak harus nunggu dari pemerintah saja. malahan dari komunitas2 seperti ini banyak sekali membantu. Semoga sukses selalu...

enny s said...

Siippp, awali saja semua dari diri sendiri

Icoel said...

aeehhh...nambah lage saingannya dan kece pulak...hahahaha! okelah mak, benar katamu diatas, menang kalah belakangan yang penting happy yah ;)

Icoel said...

aeehhh...nambah lage saingannya dan kece pulak...hahahaha! okelah mak, benar katamu diatas, menang kalah belakangan yang penting happy yah ;)

belalang cerewet said...

ternyata masih banyak orang yang peduli pada masalah anak jalanan. salut dan bangga sama relawan dan komunitas ini. semoga saya bisa ikut meniru ah, salam kenal dan semoga menang mbak :)

enny s said...

@Mak Icoel, ntar kalo menang Aku bagi hadiahnya, bagi2 aku jepret foto mak Icoel dengan berbagai pose..:D

enny s said...

@Belalang cerewet...aamiin, makasih sudah berkunjung ya..:)

Pakde Cholik said...

Ide yang kreatif ya Jeng
Perlu ditiru oleh yang lain
Salam hangat dari Surabaya

enny s said...

Hanya ingin menyebarkan kebaikan pakdhe, semoga dengan postingan ini, makin banyak yg membantu kelas kelapa dua

Keke Naima said...

komunitasnya bagus banget, Mbak :)

enny s said...

Semoga kelas kelapa dua makin bagus juga perkembangannya ya mak Myra..:)