Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

Wednesday, June 7, 2017

Eloknya Pulau Bawean

This is just about my dream adventure. Travelling with saomeone special. Explore Bawean island. With who???. Of course with you abang tersayang.
Bawean adalah sebuah pulau yang terletak di Laut Jawa, sekitar 80 mil atau 120 kilometer sebelah utara Gresik. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur sejak 1974. 

Penerbangan ke Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean pertama kalinya dilakukan pada 28 Januari 2016. Penumpang diterbangkan dengan pesawat jenis DHC 6 Twin Otter Seri 300 milik maskapai PT Airfast Indonesia. Kapasitasnya 18 penumpang. Tarifnya sekitar Rp 244 ribu hingga Rp 300 ribu.




Jika ingin traveling dengan kapal, pelabuhan Gresik menyediakan kapal express bahari untuk melayani penumpang dari dan menuju pulau
Bawean. Jarak tempuhnya hampir 4 jam , 3 jam mengarungi laut lepas .
Sejak keindahan pulau
Bawean menjadi viral di medsos sebagai pulau yang menyimpan keindahan  tersembunyi. Banyak wisatawan luar negri dan domestik berburu keindahannya. 







Sudah hampir setahun yang lalu tiap hari ada kapal yang siap mengantarkan para penumpang. Dengan pengecualian bila cuaca tak bersahabat. tak akan ada kapal yang bersedia menyebrang menuju pulau putri tesebut
( julukan untuk pulau Bawean)

Saat ini Gresik sedang giat giatnya explore keindahan pulau Bawean.
Membenahi jalan infrastruktur penunjang daerah wisata. Untuk peningkatan ekonomi rakyat dalam bidang pariwisata.

Berharap warga lokal yang bisa memiliki peranan lebih dalam mengolahnya. Bukan orang luar negri yang akan lebih giat memperkenalkan
Bawean ke dunia internasional. 

Pelabuhan Bawean

Thursday, December 8, 2016

7 Hal Mengapa Berwisata Edukasi Back to Nature Di PPLH Seloliman, Trawas Mojokerto

 

Masih membahas tentang Seloliman nih, bukan hanya PLTMHnya saja yang menarik untuk dicermati. Yayasan lingkungan hidup Seloliman juga memiliki tempat wisata yang bersifat edukatif. Yaitu PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup) Seloliman. Tempatnya asyik banget. Karena terletak dilereng gunung Penanggungan, membuat udara di sini masih sejuk cenderung dingin. Meskipun letaknya tak terlalu jauh dari kota Surabaya yang panas.



 Mari belajar mencintai dan merawat lingkungan
Wisata tak hanya kita bisa menginap di bungallownya saja. Di sini juga memberikan wisata pendidikan bagi keluarga ataupun instansi dan sekolah sekolah. Banyak sekolah yang mengadakan studytour di PPLH Seloliman. Tak hanya mempelajari tentang energi terbarukan atau PLTHnya saja , tapi juga edukasi akan pentingnya mencintai dan merawat lingkungan sekitar kita.
Apa saja yang disediakan wisata PPLH Seloliman, yuuk cus, kita  ngulik satu persatu.:

Tuesday, November 15, 2016

Kota Surabaya Bersejarah Dan Ngangenin #CityTravelling


 Hotel Ibis, Jembatan Merah Surabaya

Apa yang kita lakukan ketika sedang dalam suasana bosan selama dalam perjalanan menuju rumah dan terjebak dalam kemacetan?. Apalagi apabila ketika kita memakai transportasi umum yang suka ngetem berjam jam di sepanjang jalan atau halte sambil nyari penumpang. Selain berbincang ringan dengan sesama pemakai moda transportasi umum, saya selalu menyiapkan kamera hape. Apapun yang saya lihat dan saya rasa menarik untuk diabadikan, saya akan jepret. Inilah yang asiknya handphone jaman sekarang. Bukan cuma memberikan kenyamanan dalam pemakaian, tapi juga kenikmatan mengabadikan pemburu gambar sesuka hati semacam saya.
Jembatan Merah saksi sejarah kota Surabaya

Mari, saya tunjukkan bagaimana kebosanan bisa berubah menjadi keasyikan. Lelah sepulang dari sebuah rumah sakit di kota Gresik. Sedangkan rumah berada di kota Sidoarjo. Untuk menuju ke Sidoarjo dari kota Gresik naik angkutan umum memakan waktu hampir 3 jam lebih, apabila kita pulang sewaktu sore hari dan di jam pulang kerja. Kebetulan hari itu adalah hari kerja dan di jam trafic jams. Kebayang kan, suasana macetnya. Dari kota Gresik harus menuju terminal bus dan angkutan umum lainnya. Yaitu terminal Jembatan merah. Di terminal ini terkenal dengan sebutan JMP atau Jembatan merah plaza, karena di sini terdapat pasar grosir jembatan merah plaza. Kebanyakan berupa fashion. 

Saturday, November 12, 2016

Pembangkit Listrik Tenaga Microhidro/ PLTA Seloliman, Trawas Mojokerto #WisataEdukasi


PLTMH atau pembangkit listrik tenaga air seloliman menurut saya merupakan salah satu wisata edukasi yang ada di Indonesia. Terletak di lereng gunung Penanggungan, desa Seloliman, kecamatan Trawas , kabupaten Mojokerto. Sejarahnya, sekitar tahun 90an, usai terjadi kebakaran hutan yang menghanguskan sebagian wilayah gunung Penanggungan. Alam menjadi rusak, pasokan air untuk penduduk setempat menjadi berkurang. Dan parahnya, penduduk setempat belum memiliki pasokan aliran listrik. Atas kondisi dan keprihatinan penduduk setempat, maka pada tanggal 15 Mei 1990, masyarakat setempat membentuk sebuah paguyupan yang dinamakan Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman.

 Gunung Penanggungan

Fokus utamanya adalah pemberian edukasi pada msyarakat setempat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Apalagi setelah kerusakan akibat terbakarnya gunung Penanggungan yang dampaknya luar biasa bagi pertanian dan kehidupan penduduk setempat. Reboisasi atau penanaman hutan kembali mulai digalakkan. Memberikan edukasi akan pentingnya menggalakkan penanaman pohon di hutan agar tak terjadi longsor ketika hujan lebat, yang membahayakan pemukiman sekitar lereng gunung. Juga, terjaganya ketersediaan sumber air. Apabila hutan gundul otomatis air hujan tak bisa tersimpan dalam akar. Habitat dan ekosistem hutan harus tetap dijaga dan dilestarikan.

 Sumber mata air Seloliman

Ketika, yayasan lingkugan hidup ini makin berkembang berkat kerja keras penduduk setempat, makin berkembang pula taraf hidup masyarakat sekitar. Gunung Penanggungan kembali subur dan hijau kembali. Di Seloliman ini juga membangun pembangkit listrik tenaga air atau PLTA. Berkat pembangkit listrik inilah masyarakat Seloliman bisa merasakan aliran listrik murah bahkan gratis. 

 Jalan setapak menuju PLTA Seloliman

Pembangkit listrik tenaga air Seloliman terletak 2 km sebelum PPLH Seloliman berada. Kita harus melewati pematang sawah dan sungai kecil yang segar dan bersih. Perjalanan jalan setapak dengan udara yang segar memberikan sensasi tersendiri. Rasanya tak perlu memakai alas kaki untuk menuju ke sana. JAlan akan bertambah licin dimusim hujan. Batu batu kecil akan menambah nikmat kaki kita seperti merasakan sensasi pijat refleksi. Pokoknya wisata ini lengkap. Selain edukasi juga olah raga.



Tempat generator dan control panel PLTA Seloliman

Di dalam bangunan kecil di atas  tersimpan generator yang menggerakkan pembangkit listrik tenaga air. Pembangkit listrik ini emanfaatkan derasnya aliran air di sepanjang persawahan dari hulu gunung Penanggungan sampai hilir. Pengairan sawah penduduk setempatpun memanfaatkan PLTA ini. See, energi terbarukan memang sangat potensial untuk membuat elektrisasi penduduk Indonesia yang belum tersentuh listrik negara. 

 Control panel PLTA Seloliman

 Mesin Penggerak PLTA

Tak ada salahnya bagi kita untuk memberikan wisata edukasi bagi keluarga. Tak melulu hanya pergi ke mall untuk mengisi liburan. Akan tetapi juga memberikan liburan yang sarat ilmu pengetahuan dan mengajak untuk menghargai alam dan lingkungan sekitar kita.

Monday, November 7, 2016

Kota Nara Jepang Dan Nama Anak Gadisku #Jalan Jalan Ke Jepang



Nama putriku Cynara Nafisa. Nama panggilannya Nara. Kuberi nama Nara, karena memang aku suka dengan sesuatu yang berbau Jepang. Ngarep someday i will be there. Di sebuah kota wisata, kota Nara di Jepang. Menurut Wikipedia, Nara  (奈良市 Nara-shi?, kota Nara) adalah ibu kota prefectur Nara. Kota ini terletak di bagian utara Prefektur Nara, dan berbatasan dengan prefecture Kyoto. Ini adalah salah satu kota tua di Jepang. Dan menjadikan destinasi kota yang sering didatangi oleh wisatawan yang suka akan sebuah sejarah.

Nara, 42 km (27 mil) selatan Kyoto, merupakan ibukota Jepang pertama sebelum Kyoto. Obyek wisata yang terkena ladalah  monumen nasional Nara, taman Nara (dekat stasiun Nara) atau taman rusa. Di taman ini banyak rusa jinak. Tempat yang pasti bersih dan rusa yang terawat dengan baik dan terus berkembang biak dengan bailk untuk mencegah punahnya populasi rusa Jepang. obyek wisata kuno Nara adalah Kuil Todaiji, tempat patung Great Buddha Nara berada. Bangunan kuil kuno ini yang terbuat dari kayu dan terbesar di dunia.


Friday, November 4, 2016

Wisata PAPA (Pemandian Air Panas Alami) Songgoriti #Wisata Kota Batu


 Pemandian Tirta Nirwana, Songgoriti

Pernah ke tempat wisata di kota Batu?, pasti hampir semua menjawab pernah. Kota Batu Malang, memang terkenal dengan beraneka tempat wisatanya. Letak kotanya yang sejuk, dan panorama alamnya yang indah membuat banyak investor yang melirik untuk mendirikan tempat hiburan bagi masyarakat kota Batu dan sekitarnya. Investasi wisata tak hanya pada pengelolaan kebun khas buah atau sayar yang hanya tumbuh  di area pegunungan. Misalnya wisata agrowisata kebun apel. Di sini  pengunjung tak hanya dimanjakan untuk memetik buah apel khas kota Batu, tapi juga ada edukasi bagaimana menanam, merawat dan memanen buahnya. 

Untuk wisata faunanya, kota Batu memiliki Jatim Park 1 yang menyajikan beraneka macam hewan yang ada di dunia. DI atas Jatim Park 1 kita bisa berenang sepuas hati. Itu bagi yang tahan untuk berenang di atas gunung yang cuacanya bisa di bawah -1 derajat.  Nah, untuk wisata pemandian, pemkot kota Batu menyajikan pemandian air panas alami Songgoriti. 

Sejarah PAPA Songgoriti
Awal pemandian alami Songgoriti berawal dari kisah raja Mataram kuno yaitu Mpu Sendok atau Raja Sendok Raja abad IX-X Masehi), ketika mencari tempat peristirahatan. Dalam perjalannanya Raja Sendok menemukan tempat sumber air panas sekaligus sumber air dingin. Lalu Raja Sendok memerintahkan untuk membangun sebuah candi di tempat ini. Maka kemudian dikenal dengan nama sumber air candi Songgoriti. Candi ini adalah salah satu candi tertua di pulau Jawa.


 Lokasi wisata PAPA Songgoriti

Wisata Songgoriti bisa dikatakan sebagai wisata yang lengkap. Menikmati liburan keluarga di tempat yang berudara dingin, tak perlu khawatir, ada pemandian wisata air panas dan belerang yang bersih dan alami. Di sekitar pemandian ini ada banyak tersedia penginapan berupa hotel dan villa yang harganya terjangkau. Bahkan ada hotel yang menawarkan paket untuk memasuki area wisata ini lengkap untuk mandi air panas dan belerang. Perpaket biasanya di bandrol dengan harga 35 ribu rupiah. Sekali masuk tempat wisata ini tiketnya Rp 5.000, parkir satu mobil juga lima ribu rupiah. Jangan khawatir untuk tidak mendapatkan tempat parkir, karena area parkir cukup luas. Toiletnyapun cukup bersih dan nyaman. Dan tiket masuk pemandian sekitar Rp 15.000. Tiket masih relatif terjangkau, bukan?. Ada nilai plus bila Anda berwisata di sini, selain bisa mencuci mata akan indahnya pemandangan, berendam di pemandian air panas dan belerangnya dipercaya menjadikan tubuh kita bugar dan mengobati beberapa penyakit.

Tuesday, November 1, 2016

Omah Kayu Dan Paralayang #Wisata Kota Batu

Enjoy your life, fly to the sky

Omah kayu atau rumah kayu sudah sangat familiar bagi wisatawan domestik dari kota Surabaya dan sekitarnya. Apalagi wisata paralayangnya. Bagi yang ingin meningkatkan adrenalin, paralayang bisa menjadi pilihan selain buggy jumping pada umumnya. Bayangan ketika akan berkunjung ke sana adalah, rumah rumah berbentuk kayu, berada di hutan pinus, uadara dingin dan sejuk. Bisa duduk lama di situ sambil ngobrol ngalur ngidul bersama para dulur. Namun semua tak seindah yang saya bayangkan, tapi tetap tak mengurangi keseruannya. Sebagai mantan pecinta alam...tsaaah. Ini sebuah tantangan buat saya, secara usia tak lagi muda, stamina harus tetap bagus ketika jalanan menanjak lalu naik turun ketika masuk dalam area omah kayu.



Not Just tree house
Jalanan sepanjang masuk hutan menuju omah kayu yang bangunannya memakai arsitektur rumah burung di atas pohon (Menurut ane, Gan) lumayan sempit. Cukup muat badan satu orang saja. Tiket masuk sangat terjangkau, lima ribu perak saja. Tiket mobil masuk area juga cuma 5 ribu untuk satu mobil. 
Mari saya tunjukkan arah ke rumah kayu, semoga tak salah arah ya. Maklum saja, faktor U sering bikin keki kalau sudah penyakit lupanya keluar.

 Jalan setapak menuju ka atas rumah kayu


 This is it omah kayu


Omah kayu terletak di desa Songgokerto kec.Batu , kota Batu Jawa Timur. Dari arah Museum angkut, kita bisa belok kanan lurus saja ikuti jalan lurus saja. Gak usah khawatir kalau nyasar, omah kayu most populer di kota Batu. Semua orang yang kita tanyain ke mana arah pasti lokasinya, pasti dengan sukarela menunjukkan jalan. Melewati jalan yang hanya pas untuk satu mobil, jadi harus ekstra hati hati kalau nyetrir, sabar dan gantian bila berpapasan dengan mobil lain dari arah yang berbeda.


Dimusim liburan, area parkir tak lagi mencukupi. Sayangnya juga tak ada tukang parkir yang mengatur  kendaraan keluar masuk parkiran dengan baik. Jadi intinya, omah kayu belum optimal pengelolaannya. Padahal, wisata di sini memberikan 2 wisata. Yaitu omah kayu sendiri. Rumah berukuran sekitar 5x5 meter. adaptasi dari sarang burung di atas pohon dan paralayang. Paralayang memberikan rasa sensasi yang memicu adrenalin kita, yaitu terbang dengan terjun payung mengitari area kota Batu mulai dari desa songgokerto sampai wisata Songgoriti. Satu lagi yang sangat penting perlu diperhatikan, yaitu sarana toilet yang berada di atas area omah kayu paralayang. Toilet hanya ada di area bawah dekat dengan lahan parkir.


Serunya main terjun paralayang

Selain peningkatan wisata kota Batu sebagai peningkatan ekonomi daerah dengan menjual pesona alamnya, juga sebagai penggerak peningkatan ketenagakerjaan bagi generasi mudanya. Tarif paralayang pada hari libur sekitar 300 rb, terbang sekitar 15 menit sampai landasan. Ketika turun sampai landasan, akan ada tim yang akan menjemput kita untuk kembali naik ka atas area omah kayu paralayang. Impas dah dengan sensasi dan para tenaga penggerak wisata paralayang ini. Bagi yan tak punya tongsis untuk merekam momen ketika kita di atas awan, jangan khawatir tiket sudah termasuk penyewaan tongsis.



So, penasaran untuk berkunjung ke sana?? cuss  dah, siapin tenaga dan yang pasti dana travellingnya.

Monday, October 31, 2016

Wisata Kota Batu yang Tak Itu Melulu #Museum Angkut



Kota Batu dikenal dengan wisata flora dan faunanya. Yang sering di eksplore adalah wisata Jatim Park dan kebun apel. Perlu diketahui bahwa kota Batu tak hanya memiliki 2 wisata itu. Selain BNS (Batu Night Spectaculer)  ada juga wisata yang unik dan menarik sebagai referensi untuk menikmati weekend atau pengisi liburan. Jarak yang tak jauh dari kota Surabaya, dan dekat dengan tempat wisata lain menjadikan tempat ini tepat dijadikan alternnatif untuk disinggahi. 
Museum angkut namanya, sebagai tempat liburan yang memiliki nilai edukasi sejarah transportasi yang ada di seluruh dunia. Bukan hanya transportasinya, namun juga sejarah lokasi atau di mana angkutan ini sering terlihat wara wiri ikut menggiatkan roda perekonomian kala dulu.



Museum angkut berdiri pada tanggal 14 Maret 2014. Siapkan energi tingkat tinggi jika anda dan keluarga akan berkunjung ke tempat wisata satu ini. Karena luas museum angkuti ini sekitar 3,8 hektar. Memang tidak seluas Jatim Park, tapi tetap anda harus menyiapkan stamina prima, kamera hapepun harus save energinya. Powerbank hendaknya powefull. Dan kamera harus selalu ready untuk jeprat jepret. Semua tempat di sudut museum ini sayang untuk tak diabadikan dan dilewatkan begitu saja. 
Harga tiket dan lain lainnya, silakan kunjungi website museum angkut ya, karena ada harga yang berbeda antara weekday dan weekend. 
Museum angkut terletak di Jl. Terusan Sultan Agung No. 2, Ngaglik, Kota Batu, Jawa Timur 65314, Indonesia. Lebaran 2016, kami sekeluarga berkunjung ke museum Angkut. Kakak laki laki saya begitu antusias dalam mempromosikan tempat wisata ini. Demi menyenangkan hati anak anak dan menuntaskan rasa penasaran kami berangkat dari tempat tinggal kakak saya yang berada di Lawang Anggun Sejahtera. Tak terlalu jauh, dan belum terlalu padat kendaraan, karena jam enam pagi kami sudah berangkat dengan rombongan 2 mobil. Mruput kata orang Jawa mah, khawatir tak mendapatkan tempat parkir, khawatir berdesak desakan dalam pembelian tiket yang mengular. Karena masih dalam musim liburan, jam bukanya dari jam 10.00 - 20.00.wib Hari biasa buka dari jam 12.00 - 20.00 wib.


Nungguin Museum Buka, nampang ketjeeh dulu


Tuesday, October 25, 2016

Oshin, Serial Drama Jepang Yang Melegenda

Ketika si kecil Oshin berlari di tengah badai salju 

Selain bunga sakura yang membuat saya jatuh cinta dengan hal hal yang berbau Jepang. Drama seri Oshin yang pernah tayang di TVRI pada tahun 1980an juga menjadi salah satu penyebabnya. Drama ini sukses menarik perhatian dunia akan kisah dan budaya Jepang. Masih lekat dalam ingatan, bagaimana Shin Tanokura alias Oshin gadis kecil dengan pipi tembem dan kemerah merahan, hidupnya begitu nestapa. Kemiskinan mengiring kehidupan Oshin yang lahir di daerah terpencil di Jepang. Karena kemiskinan pula pada akhirnya membuat Oshin harus dijual untuk dipekerjakan sebagai pembantu. Oshin mampu menghipnotis penonton di 82 negara. 


Ayako Kobayashi memerankan Oshin di usia sepuluh tahun dengan sangat baik (menurut saya), tak perlu mencari wajah Oshin pada mesin pencarian google, cukup memejamkan mata sejenak saja, ingatan saya tentangnya akan mengalir, lekuk bibrnya ketika tersenyum dan tertawa juga bagaimana Oshin berlari lari menembus badai salju, saya masih ingat. 
Dan tak jarang pula saya sembunyi sembunyi untuk hanya sekedar ngelap ingus..Eh!. Drama serial ini memang benar benar sukses menguras air mata dan emosi pemirsa. Namun jangan salah, sepanjang kisah memang ceritanya mengharu biru, banjir air mata. Namun kita bisa banyak belajar dari kisah Oshin. Perjuangan seorang wanita yang gak ada habisnya dan gak akan ada wanita. Tanpa perlu menunjukkan bahwa wanita tersebut adalah penganut faham feminisme.

Saturday, October 15, 2016

Sakura Di Okinawa


What is dream land never end , for me ?. The answer is Japan. Saya tak tahu pasti mengapa menyukai Jepang. Mungkin ini hanya nuansa sentimentil yang terpendam sejak dari masa kecil. Berawal dari serngnya memandang kalender bergambar bunga sakura dan taman taman indah di kota Jepang. Kalender 12 bulan bergambar Full bunga sakura dari sudut kota dan taman tergambar jelas. Perpaduan warna oranye , pink, putih dan hjau begitu terlihat menawan di mata. Sejak itulah, mimpi untuk bisa melihat langsung bunga sakura di negeri matahari itu terpatri di hati. Hngga saat ini. Bagaimana bunga ini bermekaran dengan indahnya dan berwarna pink manis. 

Sunday, January 4, 2015

Menjelajah Alun Alun Kota Sidoarjo


Sudah lebih dari sepuluh tahun aku tinggal di kota kecil ini. Saat menginjakkan kaki di kota ini, aku sudah jatuh cinta dengan ruang hijau dan jalan raya yang relatif tak terlalu padat. Tempat tinggal kami hanya berjarak 800 meter dari alun alun. Disinilah dulu aku sering mengajak anak anak bermain bola di tengah lapangan alun alun di hari minggu. Kebanyakan warga kota Sidoarjo menghabiskan akhir pekan di alun alun yang meriah sabtu malam dan minggu pagi. Bukan hanya sekedar olah raga pagi, gowes dan jogging. Tapi juga cuci mata dengan aneka dagangan pedagang kaki lima. Mulai dari aneka makanan, mainan anak anak sampai binatang piaraan ada di sini. Tempatnya tepat di jantung kota Sidoarjo depan Masjid Agungdan gedung DPRD serta pendopo kabupaten. Areanya cukup luas. Apabila ada acara tertentu seperti memperingtai ultahnya kota Sidoarjo dan lelang bandeng tradisi warga kota, semua penduduk seolah tumpah ruah di sini, di alun alun.


Dimalam minggu, alun alun bak perawan genit, dengan warna warni lampu yang menghiasai taman kota. Mengundang keluarga dan muda mudi untuk bergegas mendatanginya. Sekedar menikmati makanan lesehan ditemani pengamen jalanan cukuplah menjadi hiburan tersendiri bagi warga kota Sidoarjo. Maklum, sepuluh tahun lalu belum ada mall di kota ini. Satu satunya tempat perbelanjaan yang besar adalah Ramayana dept store.

Suasana alun alun Sidoarjo dengan hiruk pikuk PKLnya di masa lalu
Sejak kurang lebih tiga tahun lebih, alun alun ini dikembalikan fungsinya menjadi ruang hijau. Tempatnya menjadi lebih bersih dan terbuka. Menjadi pusat kegiatan masyarakat Sidoarjo untuk berolah raga di hari libur dan menikmati car free day. Untuk sesaat masyarakat bisa leluasa tak terjebak dalam kemacetan yang biasa terjadi di hari biasa. Bagaimana tidak, Sidoarjo telah menjadi kota kecil yang padat. Adanya bencana lumpur lapindo, tak membuat kota ini melanjutkan pergerakan  geliat perekonomiannya. Semakin banyaknya perumahan baru di wilayah ini. Dan warga kota Surabaya dan sekitarnya memang mencari tempat tinggal di pinggiran kota Surabaya, tepatnya di sekitar Sidoarjo.


Kebanyakan adalah keluarga baru atau pasangan yang baru menikah. Sehingga tak dapat dicegah lagi, kemacetan luar biasa terjadi hampir tiap hari di jalur menuju kota Surabaya di pagi hari, bagi masyarakat yang tempat mencari nafkahnya di kota Surabaya. Pun di sore hari kepadatan akan terjadi di hampir sudut kota. Tak jarang pula, tempat ini menjadi tempat transit untuk beristirahat bagi para pengguna jalan dari arah kota Malang, Pasuruan dan sekitarnya yang akan pulang dan menuju kota Surabaya. Untuk sekedr sedikit mengurangi rasa penat dalam perjalanan.


Alun alun menjadi tempat yang lebih menyenangkan dan begitu terbuka , para PKL telah di relokasi di barat GOR Sidoarjo. Masyarakat bisa meniklmati hari liburnya dengan nyaman sambil duduk duduk bercengkerama di tempat duduk yang banyak tersedia di pinggir lapangan. Para komunitas pecinta olah raga bisa melakukan kegiatannya disini. Mul;ai dari senam lansia, bola voli dengan SPARTA sebagai ikon klub yang banyak meraih prestasi. atau hanya sekedar refleksi kaki di bebatuan yang ada di pinggir lapangan.
Bahkan tempat ini sering dijadikan komunitas muda fotografer untuk mengasah hobinya. Pengambilan gambar di tempat ini memang lumayan bagus. Semua serba hijau dan bersih.



Yang paling menyenangkan adalah, adanya perpustakaan daerah yang selalu mangkal di alun alun tiap hari minggu. Senang rasanya melihat keluarga membaca buku. Ayah ibu mendampingi putra putrinya memilih dan membaca buku,


Wednesday, December 24, 2014

Indahnya Kebersamaan di atas Kapal Artama Harbour Cruise

 Artama Harbour Cruise from inside
Surabaya, 14 Desember 2014

Ada woro woro untuk acara silaturahim dan penutupan arisan sahabat 21 dengan plesir naik kapal pesiar. Its something new for me. Ahhhh, sapa pulak yang bisa nolak. Ngumpul, haha..hihi dan menikmati indahnya kebersamaan bersama taman dan sahabat ex SMN 21 Surabaya.

Sebelum berangkat, sempet membayangkan kaya ngapa ya kapal pesiarnya milik PT Pelindo Marine Service ini. Apakah segede dan semegah kapal Titanic yang kesohor itu?. Kalo iya berharap besar bertemu si Leonardo De Caprio. Bukan minta tanda tangan sih, tapi minta doi melukis sket diriku tengah bersanding mesra bersama sang belahan jiwa..ehm!.


Setalah nanya nanya sama si mbah gugel. Ternyata ini kapal pesiar masih relatif baru. Baru beroperasi pada April 2010 lalu. Dan ini juga satu satunya yang mereka punya. Jadi untuk masuk dalam daftar antriannya, kita musti buking jauh hari. 



Ini dia kapal pesiar Artama dan penampakan Leonardo De Caprio

Thursday, November 27, 2014

Wisata Religi Menuju Peningkatan Ekonomi Melalui Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu adalah jembatan terpanjang di Indonesia, terbentang melintas di atas selat Madura yang menghubungkan antara kota Surabaya dan pulau Madura. Jembatan ini di resmikan oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 10 Juni 2009. Dibangunnya jembatan yang menghubungkan dua pulau yaitu pulau Jawa dan Madura ini bertujuan untuk meningkatkan ketertinggalan perekonomian masyarakat Madura. Memudahkan akses bagi para investor dan pelaku bisnis lainnya untuk berdatangan membangun pulau Madura dengan berbagai sumber daya alam dan manusianya.

Seiring berjalannya waktu ternyata dampak dari pembangunan jembatan suramadu tak banyak dirasakan oleh masyarakat pulau Madura, masih banyak warganya yang berdatangan ke kota Surabaya dan kota lainnya di Indonesia, untuk mencoba peruntungan meraih kehidupan ekonomi yang lebih baik. Bahkan, meskipun banyak lahan liar yang dipakai oleh para pedagang dari pulau Madura ini untuk membuka lapak mereka, dari pasar tradisional sampai pasar loak. Tak menghentikan secara penuh kegiatan mereka. Dengan alasan kota Surabaya perputaran perkonomian lebih cepat. Gairah perdagangna dinilai juga lebih menguntungkan. Tengok saja pasar loak Gembong Surabaya. Mayoritas pedagangnya adalah masyarakat Madura. Berkali kali digusur, beberapa hari kemudian akan menjamur.

Tuesday, October 1, 2013

Destinasi Kota Surabaya

Ikon Kota Surabaya

Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur, merupakan kota metropolis ke dua di Indonesia. Selama ini hanya dikenal sebagai kota industri dengan banyak kawasan pabrik dan perdagangan. Namun saat ini pihak pemkot makin berbenah diri dalam industri pariwisata.
Seperti kota besar pada umumnya, pembangunan mall juga makin bertebaran di kota metropolis ini. Namun jangan kecewa dulu. Jalan jalan di kota Surabaya bukan hanya di mall. Ada beberapa tempat wisata yang menarik. Mulai dari wisata kuliner, wisata alam dan bangunan bersejarah.

Rek... Ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan ;

Lagu khas Mus Mulyadi ini jadi trade marknya arek Suroboyo dikala malam mingguan. Ya. Jalan Tunjungan merupakan jalan hang out yang asik di malam hari. Di mulai dari depan toko Siola (dulu) yang kini beralih menjadi mallnya Ramayana Deptstore. Tak pernah sepi geliat ekonominya dari pagi hingga malam hari. Apabila Kita menyusuri jalan ini terus ke selatan akan bertemu dengan Hotel yang menjadi monumen heroik arek suroboyo bersama si pembakar semangat, siapa lagi kalau bukan  Bung Tomo. Di sebelah kiri akan Kita temui Hotel Majapahit, dulu bernama hotel Oranye. Hotel di Surabaya , banyak terdapat di jantung kota ini. Hotel berbintang untuk para wisatawan dan pelaku ekonomi menginap, baik dalam dan luar negri. Berdampingan dengan jalan Tunjungan , ada hotel Sheraton ( Jln. Embong Malang ) Tarif cukup kompetitif dengan layanan yang memuaskan.  Karena , pada saat tertentu hotel disini akan memberikan penawaran khusus untuk para tamu. Kalau yang seperti ini akan membuat uang saku travelling menjadi lebih hemat bukan??.